Sabtu, 15 November 2014

Satlak Prima Ajukan 35 Pelatih Asing

SATUAN Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) berencana menggunakan jasa 35 pelatih asing dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2015 Singapura. Upaya itu dilakukan untuk mendongkrak performa atlet Indonesia yang dinilai sudah mulai tertinggal dari negara Asia Tenggara lainnya.

Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi Satlak Prima Paulus Pasurney mengungkapkan sejumlah cabang olahraga sangat memerlukan sentuhan pelatih asing. Salah satunya senam yang sudah lama tidak melahirkan atlet potensial.

“Lihat Malaysia, Singapura, dan Thailand, mereka maju pesat, terutama dari segi teknik atletnya. Ini menunjukkan kualitas pelatihnya. Mereka semua menggunakan pelatih a sing untuk melatih para atlet senamnya,“ kata Paulus saat ditemui di kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga, kemarin .

Pelatih asing bagi Paulus merupakan keniscayaan untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Ia mencontohkan saat juara umum Olimpiade 2008, pemerintah Tiongkok memfasilitasi cabang olahraga dengan mendatangkan lebih dari 400-an pelatih asing. “Namun, itu butuh biaya tidak sedikit,“ jelasnya.

Di sisi lain, terkait dengan mutasi atlet menjelang PON 2016 Jawa Barat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berencana merevisi aturan tentang hal tersebut. Menurut Wakil Ketua Umum KONI Suwarno, revisi itu akan dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah soal kepindahan atlet.

“Di PON Riau, banyak yang ribut-ribut. Karena itu, kami akan menata kembali aturan ataupun norma yang diberlakukan terkait dengan perpindahan atlet ini,“ kata dia.

Selama ini aturan perpindahan atlet terkait dengan PON tertuang dalam Surat Keputusan (SK) No 56 Tahun 2010. Aturan itu menggariskan atlet harus mengajukan mutasi secara tertulis ke komite olahraga kabupaten/kota, induk organisasi olahraga provinsi, serta komite olahraga provinsi paling lambat dua tahun sebelum pelaksanaan PON. (Gnr/Mag/R-2) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 26

Sabtu, 08 November 2014

New Countryman-New Paceman

Duo MINI Berkarakter Beda
DENGAN mengusung nuansa Halloween, MINI Indo nesia meluncurkan dua model terbarunya bertepatan dengan digelarnya MINI Exhibition di Atrium Plaza Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober hingga 2 Novem ber 2014. Dua koleksi terbaru itu ialah New MINI Countryman dan New MINI Paceman.

Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania mengatakan kedua model itu memiliki karakter berbeda. “MINI Countryman sangat sesuai bagi para pecinta adventure, semen tara MINI Paceman ditujukan bagi pecinta mobil berkarakter sport,“ jelasnya.

New MINI Countryman ialah versi baru dari MINI pertama dengan empat pintu dan lima kursi yang me nawarkan mobilitas fleksibel. Countryman diklaim sempurna bagi mereka yang menikmati petualangan, perjalanan wisata, dan kegiatan outdoor.

Kendaraan itu dilengkapi velg alloy ringan baru dan karakteristik aerodinamis optimal. Ia juga hadir dengan warna baru, jungle green metallic, midnight grey metallic, dan starlight blue metallic.

Selain itu, ada penawaran pilihan kustomisasi tambahan yang meliputi warna kontras untuk atap dan penutup spion luar, garis-garis pada kap mesin, dan garis-garis sport serta piano black exterior yang tersedia untuk pertama kalinya.E Interior MINI Countryman anyar dibekali lima kursi dengan fungsi yang bervariasi. Kursi belakang dapat digeser 13 cm secara longitudinal. Sandaran punggung dapat disetel kemiringannya dan dilipat dengan proporsi 40:20:40. Alhasil volume bagasi dapat ditingkatkan dari 350 liter menjadi 1.170 liter.

Di sektor jeroan, mobil ini dipacu oleh mesin 4-silinder 184 hp untuk New MINI Cooper S Countryman. Model baru dalam jajaran MINI itu juga dilengkapi dengan transmisi 6-percepatan Steptronic.Harganya? Rp694 juta untuk New MINI Cooper Countryman dan Rp786 juta-Rp826 juta untuk New MINI Cooper S Countryman.Gaya coupe Di sisi lain New MINI Paceman merupakan mobil tiga pintu dengan garis atap bergaya coupe sehingga kian memantapkan statusnya sebagai kendaraan sporty dan elegan. Berbagai peningkatan di sektor performa mesin, efisiensi bahan bakar, dan fitur inovatif ikut dibenamkan dalam mobil ini.

Proporsi dinamis dan model permukaan yang kukuh merupakan ciri khas desain New MINI Paceman yang erat kaitannya dengan kesenangan berkendara khas gokart. Karakter `fun to drive' juga kian sempurna dengan hadirnya sistem penggerak empat roda `MINI ALL4'.

Kendaraan ini memiliki pintu panjang dengan jendela tanpa bingkai ala coupe serta tailgate yang dapat dibuka tinggi dengan atap menyatu mulus.Paceman juga dilengkapi kit aerodinamis John Cooper Works serta velg alloy ringan 18 inci.

Interiornya dilengkapi empat kursi bergaya sport yang plus kekedapan akustik optimal. Di bagian tengah terdapat sistem penyimpanan MINI Center Rail. Bagian sandaran punggung kursi belakang dapat dilipat secara individual sehingga volume bagasi dapat diperbesar dari 330 liter menjadi 1.080 liter.

Sensasi gokart MINI tersaji berkat teknologi suspensi McPherson spring strut dan wishbone tempa di bagian depan dipadu suspensi multilink di bagian belakang yang dikombinasi power steering elektromekanis termasuk servotronic.

Fitur terdepan lain dalam New MINI Cooper S Paceman antara lain sasis sport, dynamic stability control (DSC), dan dynamic traction control (DTC) termasuk electronic differential lock control.
Mobil kompak sporty ini hadir dengan MINI Visual Boost Sport Button, roda kemudi sport John Cooper Works dengan paddle shift dan cruise control, audio hi-fi Harman Kardon. New MINI Cooper S Paceman dilepas dengan banderol Rp820 juta. (Cdx/S-2) Media Indonesia, 6/11/2014, halaman 22